Tips Mengatur Modal Usaha Bakery agar Lebih Untung | Smartpluspro

Tips Mengatur Modal Usaha Bakery agar Lebih Untung

Bisnis bakery di Indonesia memiliki peluang yang sangat baik dengan keuntungan yang menjanjikan. Kebiasaan masyarakat Indonesia yang suka mencari jajanan di luar jam makan siang menjadi salah satu faktor bisnis bakery berkembang pesat. Hal ini dapat menjadi peluang bagi pengusaha bakery untuk dapat meraup keuntungan.

Selain demand yang tinggi, salah satu faktor yang membuat bisnis bakery menjadi sukses adalah memiliki flow keuangan yang rapi dan juga baik. Keuangan yang baik bisa didapatkan melalui pengelolaan modal yang tepat guna. Modal adalah salah satu hal penting yang harus diperhatikan pada saat baru memulai bisnis bakery atau saat sedang merintisnya menjadi lebih besar. Melalui modal yang dimiliki, Smart Bakers bisa membeli kebutuhan usaha seperti alat bakery, bahan-bahan, dan juga biaya operasional untuk menjalankan bisnis bakery sehari-hari.

Sebagian besar orang beranggapan bahwa bisnis bakery harus memiliki modal yang besar karena memerlukan banyak alat dan bahan. Padahal dengan modal minim sekalipun Smart Bakers tetap bisa memulai usaha bakery loh! Ditambah lagi di zaman serba digital ini, dengan modal yang sedikit pun Smart Bakers mempunyai kesempatan yang sama untuk sukses menjalankan bisnis bakery.

Nah, kira-kira bagaimana detail dari cara mengalokasikan modal bisnis bakery? Tenang, PALMVITA akan kasih tips & triknya! Akan tetapi, sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara mengatur modal usaha bakery agar lebih untung, ada baiknya simak terlebih dahulu mengenai alokasi modal apa saja yang dibutuhkan bagi pengusaha bakery, baik bagi yang baru memulai atau sedang merintis. Mari simak penjelasannya lebih lanjut!

1. Alokasi Modal untuk Perlengkapan Alat Bakery

Tips Mengatur Modal Usaha Bakery agar Lebih Untung-1

Kelengkapan alat baking adalah salah satu faktor penting untuk menjalankan bisnis bakery. Tanpa alat yang memadai, Smart Bakers tentunya akan kesulitan membuat berbagai jenis kue dan roti. Namun, tidak semua alat baking harus segera dimiliki di awal usaha. Paling tidak peralatan esensial ini yang sebaiknya ada, seperti :

a. Oven atau Kompor

Walaupun ada banyak kreasi bakery yang tidak memerlukan oven untuk digunakan, namun kebanyakan resep kue dan roti memerlukan oven. Jika oven listrik terlalu memberatkan, Smart Bakers bisa membeli oven tangkring dengan kisaran harga Rp 100.000 - Rp 300.000,-. Namun, jika modal yang dimiliki Smart Bakers tidak banyak, Smart Bakers bisa memaksimalkan kompor dirumah untuk memanggang, menggoreng, atau mengukus.

b. Mixer

Selain berfungsi untuk mengaduk bahan adonan, mixer juga berguna untuk menghemat waktu dan tenaga. Jika Smart Bakers belum memilikinya, Smart Bakers bisa membeli mixer dengan harga terjangkau, mulai dari kisaran harga Rp 129.000 - Rp 700.000,-. Akan tetapi jika masih memberatkan, Smart Bakers bisa menggunakan Whisk sebagai alat pengaduk manual dengan harga puluhan ribu saja loh!

c. Timbangan Dapur

Sebagai pengusaha bakery, Smart Bakers memerlukan takaran bahan yang tepat agar resep selalu sesuai dan tidak berubah. Tidak perlu mahal kok, Smart Bakers bisa membeli timbangan dapur mulai dari harga Rp 30.000,- saja. Untuk cara manualnya sebelum memiliki timbangan kue, Smart Bakers bisa menggunakan sendok dan gelas sebagai patokan takaran.

d. Loyang

Jangan lewatkan alat yang satu ini ya Smart Bakers! Untuk kemudahan dalam bisnis bakery, Smart Bakers bisa membeli beberapa jenis loyang dengan kisaran harga Rp 50.000 - Rp 200.000,- sesuai dengan kebutuhan. Jika masih belum memiliki loyang, Smart Bakers bisa menggunakan panci yang ada di rumah dengan ukuran sesuai atau mangkuk tahan panas sebagai pengganti loyang.

2. Alokasi Modal untuk Operasional Usaha Bakery

Tips Mengatur Modal Usaha Bakery agar Lebih Untung-2

Agar dapat menjalankan usaha bakery sehari-hari, maka diperlukan adanya alokasi anggaran operasional bagi usaha bakery. Hal esensial yang dibutuhkan seperti :

a. Listrik, Air, dan Gas

Listrik, air, dan gas wajib dimasukkan dalam pengeluaran modal bisnis bakery ya, Smart Bakers! Smart Bakers bisa menyesuaikan biaya listrik, air, dan sesuai dengan jumlah yang dipakai. Misal: dengan listrik 900 watt non subsidi, biaya listrik yang dikeluarkan per kWh adalah Rp 1.352,-. Untuk gas,  biasanya memerlukan biaya mulai dari Rp 20.000 - Rp 200.000, tergantung jenis gas yang dipilih. Mudahnya, Smart Bakers bisa alokasikan 10% sampai 20% modal usaha untuk listrik, air, dan gas. Pastikan Smart Bakers menghitung biaya pengeluaran listrik, air, dan gas dengan cermat ya!

b. Bahan-bahan Kue dan Roti

Bahan pembuatan kue dan roti merupakan kunci dari usaha bakery yang akan dijalankan. Hal ini dikarenakan, penggunaan bahan yang asal tidak akan membuat produk bakery Smart Bakers bertahan lama dipasaran. Untuk itu, Smart Bakers harus pintar-pintar memilih bahan yang ekonomis namun dengan kualitas maksimal, seperti dari PALMVITA! Berbagai varian produk dari PALMVITA bisa Smart Bakers gunakan sebagai bahan utama usaha bakery Anda! Seperti PALMVITA Margarine, PALMVITA Butter Oil Substitute (BOS), PALMVITA Deep Frying Fat, PALMVITA Baker’s Fat dan PALMVITA White Fat. Produk dari PALMVITA akan membuat kue dan roti memiliki tekstur yang lebih lembut, aroma yang menggugah selera, dan bebas lemak trans sehingga lebih aman dikonsumsi loh Smart Bakers! Untuk pembelian produk PALMVITA segera klik disini!

c. Kemasan

Kemasan produk yang cantik dan aman juga dapat menarik minat pembeli loh Smart Bakers! Untuk menghemat anggaran, Smart Bakers bisa membeli kemasan grosiran mulai dari Rp 1.000 - Rp 50.000,- bergantung pada jenis kemasan yang akan digunakan.

d. Biaya Marketing

Jika Smart Bakers memiliki anggaran yang lebih, maka tidak ada salahnya dialokasikan pada biaya marketing untuk pemasaran produk. Smart Bakers bisa menggunakan biaya marketing untuk pembuatan konten di media sosial. Contohnya: Jika konsumen follow akun media sosial bisnis bakery Anda, maka akan mendapatkan diskon sekian persen, atau Smart Bakers juga bisa menggunakan jasa influencer untuk melakukan review dan testimoni produk Anda. Tak perlu terlalu besar, Smart Bakers bisa mengalokasikan 10-20% saja dari jumlah modal untuk biaya marketing.

Jika ditotal dari seluruh pengalokasian modal yang sudah disebutkan diatas, Smart Bakers bisa memulai bisnis bakery dengan modal peralatan yang lengkap mulai dari alat-alat hingga biaya operasional mulai dari Rp 500.000 - Rp 700.000,- saja loh! Hal ini tentu balik lagi bergantung pada setiap pengusaha dan bisa menjadi lebih kecil atau bahkan lebih.

Nah, setelah Smart Bakers tahu apa saja alokasi modal utama untuk usaha bakery, sekarang PALMVITA akan kasih tipsnya bagaimana cara mengatur modal usaha agar lebih untung! Untuk membuat modal usaha yang dimiliki menjadi lebih untung, Smart Bakers harus memperhatikan 3 hal seperti :

  • Jangan mencampur modal dan profit dengan uang pribadi, karena hal ini akan mengganggu cash flow usaha bakery Smart Bakers.
  • Bagi modal menjadi beberapa bagian, sesuai dengan alokasi yang dibutuhkan.
  • Pastikan Smart Bakers memiliki pembukuan untuk melihat alur uang modal yang akan digunakan. Pastikan hanya orang tertentu yang bisa mengakses ke pembukuan ini ya Smart Bakers!

Kunci dari suksesnya bisnis bakery tidak mutlak ditentukan oleh modal yang besar. Kuncinya adalah alokasi modal yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki. Untuk memulai bisnis bakery ini, Smart Bakers harus melihat dengan jelas agar tidak salah mengalokasikan dana ya!

float-smartpluspro Beli Produk