Rahasia Bubble Bread Anti Gagal | Smartpluspro

Rahasia Bubble Bread Anti Gagal

Roti menjadi salah satu sajian yang cukup populer di Indonesia sebagai makanan pengganti nasi. Makanan ini mudah sekali ditemukan dengan berbagai jenis rasa, bentuk, dan kreasi lainnya yang menggoda. Saat ini, sudah banyak jenis roti yang viral karena hasil eksperimen atau inovasi dari pembuatnya.

Bagi para Bakers, berhasil membuat roti yang sedang ramai diperbincangkan merupakan kebanggaan tersendiri. Tidak hanya soal rasa, tingkat keempukan dan kelembutan roti, tetapi juga seratnya yang bagus.

Setelah beberapa waktu lalu jagad media sosial ramai dengan menu Garlic Bread, kini giliran Bubble Bread yang viral di media sosial. Bubble bread viral karena teksturnya yang lembut tanpa diuleni dan tanpa telur serta bentuknya yang unik seperti gelembung-gelembung bulat menyerupai sarang lebah atau roti sobek.

Karena dibuat tanpa diuleni, proses pembuatan bubble bread ini cukup mudah dan cepat. Tapi ada beberapa tips yang perlu Smart Bakers perhatikan agar bubble bread tidak gagal.

1. Gunakan ragi aktif

Ragi merupakan bahan pengembang yang hidup ketika sudah dicampur dengan bahan-bahan lainnya seperti terigu, garam, dan gula. Kualitas ragi akan turun jika mendekati masa kadaluarsa atau penyimpanannya yang tidak tepat. Nah, apabila kualitas ragi sudah mulai menurun, maka ragi tidak akan bekerja dengan baik dan sehingga roti tidak mengembang dengan optimal.

Pastikan ragi yang digunakan masih aktif. Untuk mengetahui apakah ragi masih aktif adalah dengan mencampurkannya ke dalam air hangat. Jika setelah beberapa saat muncul buih-buih kecil di permukaan, maka ragi masih aktif. Namun jika tidak muncul buih, tandanya ragi sudah tidak aktif lagi dan lebih baik tidak digunakan karena kualitasnya sudah tidak baik lagi.

2. Ayak bahan kering

Pengayakan tidak hanya untuk menguraikan gumpalan bahan kering namun juga mempengaruhi hasil akhir panggangan. Roti dengan bahan kering yang sudah diayak terlebih dahulu akan memiliki tekstur yang lebih ringan dan lembut, tidak hanya itu pengayakan bahan kering akan mempermudah pencampuran dengan bahan-bahan lainnya.

3. Gunakan air hangat

Air hangat lebih bisa menyatu dengan bahan kering seperti terigu. Selain itu, air hangat juga bisa mempercepat proses fermentasi roti. Setelah adonan yang berisi ragi tercampur rata, diamkan selama beberapa saat. Jika proses fermentasi berhasil, maka adonan akan mengembang dua kali lebih besar dari semula.

4. Fermentasi adonan

Adonan roti perlu difermentasi supaya lebih mengembang. Pada pembuatan bubble bread, fermentasi dilakukan sebanyak dua kali. Fermentasi pertama diamkan adonan selama satu jam hingga mengembang dua kali lipat. Sedangkan fermentasi kedua dilakukan setelah adonan dibentuk atau sebelum dipanggang. Fermentasi kedua cukup dilakukan selama minimal 30 menit.

Perlu diketahui bahwa jika roti tidak mengembang saat fermentasi kedua, maka roti tidak akan mengembang sempurna saat dipanggang.

5. Perhatikan proses pemanggangan

Jika pembuatan bubble bread menggunakan teflon, gunakan api kecil dan pastikan apinya tidak menyentuh teflon. Panggang selama 10 sampai 15 menit di kompor dengan ditutup rapat. Pastikan jangan dibuka hingga roti matang.

Sementara jika dipanggang menggunakan oven, gunakan suhu 185 derajat Celcius lalu panggang selama 10 sampai 20 menit.

6. Olesi dengan margarine

Setelah roti matang, olesi permukaan roti dengan margarine agar tampilannya lebih kinclong dan tidak pucat.

7. Gunakan bahan berkualitas

Untuk memaksimalkan bubble bread yang dibuat, gunakan juga bahan-bahan yang tepat dan berkualitas, seperti Palmboom Cake Margarine. Margarine ini selain bebas dari kandungan lemak trans, memiliki plastisitas dan tekstur yang stabil, juga mampu memberikan sensasi aroma fruity butter yang lembut dan moist. Cocok bagi Smart Bakers yang ingin menyajikan bubble bread dengan keunggulan lebih.

Roti yang sempurna perlu melalui proses panjang dan syarat keberhasilan roti lembut adalah adonannya harus elastis ketika ditarik. Artinya, proses pengulenan menjadi penting dalam pembuatan roti. Tapi berbeda dengan roti pada umumnya, bubble bread cenderung lebih cepat karena tidak melalui proses pengulenan.

Untuk membuat bubble bread anti gagal, Smart Bakers bisa menerapkan tips-tips di atas. Selain itu, agar bubble bread lebih menarik, Smart Bakers bisa beri roti dengan isian sesuai selera seperti filling coklat yang dibulatkan. Gunakan juga bahan-bahan berkualitas seperti Palmboom Cake Margarine untuk menyempurnakan bubble bread buatan Smart Bakers.

Dapatkan juga informasi lebih lanjut mengenai pemesanan produk Palmboom Cake Margarine melalui e-katalog. Selamat mencoba dan berkreasi, Smart Bakers!